Pernah kau menjelajah malam dengan tangan tengadah?
maka kau pasti pernah merasakan ragamu seolah hangat dipeluk
Langit dihadapanku ini milikMu, gelapnya pun tak pekat, karena senyum menghiasi indah langit menyambut berjuta doa yang naik.
Disini, tempat ku berkasih dengan Mu Tuhan,, tak ada yang lain..
kupanjatkan berjuta kata yang kususun dengan satu maksud jiwa bernama indah.
malam ini, yakin banyak tangan yang tengadah, tangan dia, dianya dia, kau, aku, kita..
malam ini terlalu indah untuk kelopak yang sepenuhnya tertutup..
malam ini malam kita bukan??
malam ini malam dimana kita seolah menjadi 'penguasa' karena dekat sangat dengan PENGUASA sesungguhnya.
apalagi yang ditunggu.. lekas,, lekaslah meminta.
aku hanya ingin minta satu doa yang membuatku terkerut kerut hati ketika melafalkannya, dengan sesekali bibir teringis ringis karena perih,
hm,, aku tak pernah malu meminta padaMu wahai Kekasih..
malam ini aku minta banyak sekali.. beberapa pinta tampak tak mungkin. tapi nol itu selalu tak berhingga bila kuhadakan pada mesin mesin hitung Mu.
bila hendak dijaga pintaku itu,, tak apa apa Kekasih, maka kuminta lagi padamu, peluk pintaku, tabahkan jiwaku itu saja cukup buatku.
Kamis, 27 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar